KayanLNG Nusantara akan membeli gas dari produsen gas JOB Pertamina-Medco E&P. Kayan LNG Nusantara akan membeli gas dari produsen gas JOB Pertamina-Medco E&P. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; REPUBLIKA NETWORK; Monday, 3 Muharram 1444 / 01 August 2022 PTKHN's Account Details. Bank Name : Mandiri Tarakan Branch. Account Name : PT. Kayan Hydropower Nusantara. Account Number : 148-0019033888. Reference : MIHEP Pkg 1C. Tenderer shall email evidence of payment to Tender Secretariat at procurement@ptkhn.com. 3. Upon confirmation of payment, PT KHN will issue one set of the Tender Documents via PT PLN (Persero) | EPROC-4700-2005-00002 Pengadaan KHS Material Baterai Untuk Kehandalan Remote Control Keypoint UP2D Jateng & DIY Tahun 2022 August 03, 2022 to August 12, 2022 PT. PLN (Persero) | EPROC-7300-20220801-7309-00001 Pengadaan Mobile Switch PDKB GI lokasi PLN UP3B Kalbar Kegiatanini merupakan strategi untuk meningkatkan produksi dalam rangka memenuhi kebutuhan mini LNG pertama untuk PT Kayan LNG Nusantara. Pemboran sumur SSB-10 ini ditargetkan dilaksanakan selama 40 hari dan diproyeksikan menghasilkan tambahan gas sebesar 7 juta kaki kubik per hari. Selain PJBG 22 MMSCFD ini, JOB Simenggaris juga memiliki PJBG Jakarta- PT Pertamina Hulu Energi Simenggaris (PHE) dan PT Medco E&P Simenggaris menandatangani perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan PT Kayan LNG Nusantara secara virtual, Rabu (20/5/2020) dimana PJBG ini akan menyuplai kebutuhan gas bagi kilang mini LNG pertama di Indonesia yang dibangun dan dioperasikan PT Kayan LNG Nusantara di Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Jakarta – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, and PT Pertagas Niaga PTGN as PGN parties accepted the LNG Sales and Purchase Agreement PJB LNG with PT Kayan LNG Nusantara. In this LNG PJB, PGN Group buys LNG supply of 3-5 BBTUD for LNG Retail needs in Kalimantan and Eastern Indonesia, and is expected to optimize the LNG market and use natural gas in areas that have not been reached by gas pipeline infrastructure. The PJB LNG signing between PGN Group and PT Kayan LNG Nusantara was carried out by PGN's Director of Strategy and Business Development Heru Setiawan, President Director of PT Pertagas Niaga Aminuddin, and PT Kayan LNG Nusantara President Director Antony Lesmana. “The LNG allocation from Kayan is the kick off for LNG purchases at PGN as a whole to support the LNG trading business. In operations and sales, Pertagas Niaga and PGN Gagas are assigned to deliver LNG for domestic needs. In addition, PGN is also building mini LNG liquefaction in several areas," said PGN President Director, M. Haryo Yunianto, 21/10/2022. Haryo continued, PGN and Kayan will carry out joint marketing for the allocation of LNG from Kayan and optimize the LNG Portfolio cargo for the international market. PGN's Director of Strategy and Business Development Heru Setiawan added that to meet the needs of natural gas in Kalimantan and eastern Indonesia requires a delivery scheme outside the pipeline. Natural gas will be distributed by non-pipeline transportation mode because it is not yet connected to the gas pipeline network. "PGN has initiated the use of natural gas in liquid form, namely Liquefied Natural Gas LNG, so that it can be distributed to end users,” explained Heru. PGN needs LNG supply support, so PGN invites business entities that can provide LNG, one of which is PT Kayan LNG Nusantara. Mastery in managing the natural gas market makes PGN confident in driving LNG retail. “The development of retail LNG is one of PGN's value creations starting in 2022. We view that the need for energy conversion to natural gas in Kalimantan and Eastern Indonesia is very large, so this is also a challenge for PGN. The areas that have been reached by LNG are expected to grow later. LNG can be used as energy for industry, smelters, power plants, and households," said Heru. Antony Lesmana as President Director of PT Kayan LNG Nusantara said that Kayan has always been encouraged to build a mini LNG plant by utilizing existing gas sources. “In this ecosystem, PGN is an important part and as an anchor customer. This PJB LNG is the first collaboration for the mini LNG business and the LNG market is large enough to be marketed together so that it will benefit both parties," said Antony. Heru emphasized that PGN is ready to invest in retail LNG development and is open to cooperation with other business entities to distribute LNG to end users so that the acceleration of the LNG business can be realized. Retail LNG optimization is also one of PGN's ways to fill the energy transition. Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia ternyata baru saja memiliki Kilang Gas Alam Cair Liquefied Natural Gas/ LNG skala kecil pertama. Kilang mini LNG ini berlokasi di Tanjung Keramat, Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tanah Lia, Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan infrastruktur yang dibangun PT Kayan LNG Nusantara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Laode Sulaeman, serta pihak terkait lainnya, pada akhir April mini LNG tersebut akan memproduksi gas yang diproduksi oleh JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris dengan volume harian 22 juta kaki kubik per hari MMSCFD. Produksi LNG Kayan akan disimpan dalam tabung isotank 40 feet dan dikirimkan/dikapalkan kepada konsumen di pasar domestik dan ekspor. "Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun menunggu kilang LNG swasta dapat berproduksi dan menghasilkan pendapatan tambahan di sektor migas bagi Indonesia. Pembangunan kilang ini bagi saya cukup menantang karena selain nilai investasinya besar, lokasinya pun cukup terpencil," ungkap Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin, dikutip dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Migas, Senin 08/05/2023.Gubernur Zainal berharap penduduk sekitar dapat merasakan dampak positif dari hadirnya kilang LNG tersebut, misalnya perbaikan dalam sektor perekonomian dan Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Laode Sulaeman mengapresiasi pengoperasian kilang mini LNG pertama di Indonesia ini karena moda teknologi tersebut memungkinkan LNG dikirim ke pulau-pulau kecil di masa silam, lanjut Laode, Indonesia menjadi salah satu negara pengekspor LNG terbesar di dunia, di mana lapangan migas yang memproduksinya merupakan lapangan besar dengan kapasitas produksi 500 sisi lain, Indonesia juga memiliki sumber-sumber gas yang tergolong kecil, namun tidak dapat ditransportasikan karena belum tersedianya infrastruktur."Pengiriman LNG dulu juga hanya bisa ditransportasikan dengan kapal-kapal besar, sehingga untuk pengiriman ke pulau-pulau kecil tidak dapat dilakukan. Dengan teknologi yang menggunakan isotank ini, LNG bisa dikirimkan ke pulau-pulau kecil, ke pembangkit-pembangkit listrik kecil dan menjadi salah satu solusi ke depan," tersebut juga diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pembangunan kilang mini LNG lainnya di masa Utama PT Kayan LNG Nusantara Antony Lesmana menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pembangunan kilang mini LNG senilai Rp 2 triliun ini dan mengharapkan kerja sama selama masa investasi kurang lebih 20 tahun ke memproduksi LNG, PT Kayan juga memproduksi LPG dan kondensat di mana seluruh produknya akan dipasarkan menggunakan isotank. Pada tahap awal akan digunakan 700 isotank. Meskipun menggunakan teknologi dari luar, PT Kayan memastikan akan dilakukan transfer teknologi dan pada masa depan, infrastruktur ini akan dioperasikan oleh sumber daya manusia Indonesia. [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya Miris! Gas RI Luber Sampai 20 Tahun ke Depan, Tapi LPG Impor wia By Editorial Team 09/05/2023 Summary PT Kayan LNG Nusantara officially operates the first mini LNG refinery in Tanjung Keramat, Tanah Tidung Regency, North Kalimantan, on Sunday. The facility is expected to meet energy needs in nearby small islands. The refinery will process 22 million cubic feet per day mmscfd of gas from JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris. Its products will be stored in 40-feet isotank cylinders and shipped to domestic and overseas consumers. Energy and Mineral Resources ESDM Ministry's director of oil and gas infrastructure planning and development Laode Sulaeman appreciated the operation of the first mini LNG refinery in Indonesia. The technology employed by the refinery allows for better LNG distribution in small islands across Indonesia. He also expected the oil and gas industry to develop similar refinery projects in other areas. Register now and get free access. If you want to get free access to our Daily Insights and Weekly Digest, please click "Sign up" button below. If you already have an account, please login. What do subscribers receive? As a subscriber, you'll receive daily insights, weekly business digests, and quarterly industrial reports. What kind of pieces will i get? In-depth reports on assumption and impact analysis, as well as update and trends mapping, written by our credible and experienced analysts. - Yogyakarta –Finalisasi perjanjian jual beli LNG antara PT Kayan LNG Nusantara kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk baru saja dilakukan pada Jumat 2/9/2022 lalu. Pada kesempatan besar ini, PT Kayan LNG Nusantara akan menjadi yang pertama mensuplai LNG. Dalam rapat finalisasi, Group Head Gas & LNG Supply dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk., Julianto Saut menyampaikan bahwa kesepakatan Perjanjian Jual Beli PJB ini akan membantu masyarakat dalam transisi dari menggunakan energi minyak bumi ke energi gas bumi. Dalam hasil finalisasi, diputuskan penjadwalan untuk penandatanganan bersama dalam PJB LNG ini akan dilakukan di minggu ke-3 bulan September 2022. Julianto juga memberikan pesan agar semua dikawal dengan baik dan berjalan lancar dalam koordinasi internal. Kapasitas produksi LNG di kilang refinery mini LNG PT Kayan LNG Nusantara saat ini sebesar 22 mm per hari. Selain itu, kilang tersebut juga memproduksi LPG yang diperkirakan 400 – 500 ton per bulan. “PGN siap berkomitmen dan sudah memiliki target untuk kedepannya dengan PT Kayan LNG Nusantara” ujar Julianto Saut pada penutupan sambutannya. Menambahkan sambutan Julianto Saut, Direktur Business Development PT Kayan LNG Nusantara, Muhamad Catur, juga menyampaikan Kayan LNG siap mewujudkan dan mendukung pemasaran LNG di Indonesia. "Terima kasih kepada PGN yang siap memberikan dukungan dan mengawal pemasaran LNG dengan PT Kayan LNG Nusantara," kata Catur. Komitmen dari Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk. , Muhammad Haryo Yunianto, bersama BOD PT Kayan LNG Nusantara Antony Lesmana sebagai Direktur Utama dan Bapak Najib Wahab M. Sebagai Direktur Komersial siap mendukung kebutuhan LNG domestik di Indonesia, serta dilanjutkan dengan kerja sama dalam pemasaran dan dalam bidang infrastruktur lainnya. JAKARTA - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, dan PT Pertagas Niaga PTGN selaku afiliasi PGN sepakat menandatangani Perjanjian Jual Beli LNG PJB LNG dengan PT Kayan LNG Nusantara. Dalam PJB LNG ini, PGN Grup membeli pasokan LNG sebesar 3-5 BBTUD untuk kebutuhan LNG Retail di wilayah Kalimantan dan kawasan Indonesia Timur, dan diharapkan dapat mengoptimasi market LNG serta penggunaan gas bumi di daerah-daerah yang belum terjangkau infrastruktur pipa gas. Penandatanganan PJB LNG antara PGN Grup dengan PT Kayan LNG Nusantara dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan, Direktur Utama PT Pertagas Niaga Aminuddin, dan Direktur Utama PT Kayan LNG Nusantara Antony Lesmana. “Alokasi LNG dari Kayan menjadi kick off pembelian LNG di PGN secara keseluruhan untuk mendukung bisnis niaga LNG. Di operasional dan sales, ada Pertagas Niaga dan PGN Gagas yang ditugaskan untuk menyalurkan LNG bagi kebutuhan domestik. Selain itu, PGN juga tengah membangun mini LNG liquiefaction di beberapa wilayah,” ujar Direktur Utama PGN, M Haryo Yunianto, Ahad 23/10/2022. Haryo melanjutkan, PGN dan Kayan akan menjalankan marketing bersama untuk tambahan alokasi LNG dari Kayan dan mengoptimasi kargo LNG portofolio untuk pasar international. Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di Kalimantan dan Indonesia bagian timur memerlukan skema penyaluran beyond pipeline. Gas bumi akan disalurkan dengan moda transportasi non pipa karena belum terhubung dengan jaringan pipa gas. “PGN menginisiasi untuk pemanfaatan gas bumi yang berbentuk cair yaitu Liquefied Natural Gas LNG, agar bisa disalurkan ke pengguna akhir,” jelas Heru. PGN membutuhkan dukungan pasokan LNG, sehingga PGN mengajak badan usaha yang dapat menyediakan LNG, salah satunya PT Kayan LNG Nusantara. Penguasaan dalam pengelolaan market gas bumi, membuat PGN percaya diri untuk menggerakkan LNG retail. “Pengembangan LNG retail merupakan salah satu value creation PGN mulai tahun 2022. Kami memandang bahwa kebutuhan konversi energi ke gas bumi di wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur sangat besar, sehingga hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi PGN. Wilayah-wilayah yang sudah terjangkau LNG nantinya diharapkan bisa tumbuh. LNG dapat menjadi energi bagi industri, smelter, pembangkit listrik, hingga rumah tangga,” ujar Heru. Antony Lesmana selaku Direktur Utama PT Kayan LNG Nusantara menyampaikan bahwa Kayan selalu didorong untuk membangun pabrik mini LNG dengan memanfaatkan sumbar gas yang ada. “Dalam ekosistem ini, PGN merupakan bagian penting dan sebagai ankor customer. PJB LNG ini menjadi kolaborasi pertama untuk bisnis mini LNG dan market LNG cukup besar untuk dipasarkan bersama sehingga akan menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Antony. Heru menegaskan bahwa PGN siap untuk berinvestasi dalam pengembangan LNG retail dan terbuka untuk kerjasama dengan badan usaha lain untuk menyalurkan LNG sampai ke pengguna akhir agar percepatan bisnis LNG dapat terealisasi. Optimasi LNG retail juga menjadi salah satu cara PGN untuk mengisi transisi energi. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini

pt kayan lng nusantara