Cintaadalah suatu penyakit, orang yang dihinggapinya tidak pernah ingin disembuhkan. 38. Jiwaku adalah dari tempat lain, saya yakin itu, dan saya berniat untuk berakhir di sana. 39. Kau harus hidup di dalam cinta, sebab manusia yang mati tidak dapat melakukan apa pun. Siapa yang hidup? Dia yang dilahirkan oleh Cinta. 40.
MaulanaJalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri. (Foto: Hossein Behzad) Puisi: Kidung Cinta Jalaluddin Rumi. Tanpa Cinta, Segalanya Tak Bernilai. Jika engkau bukan seorang pencinta, Maka jangan pandang hidupmu adalah hidup Sebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan Dihitung Pada Hari Perhitungan nanti
1Aku bukanlah orang Nasrani, Aku bukanlah orang Yahudi, Aku bukanlah orang Majusi, dan Aku bukanlah orang Islam. Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. Sehingga kita dapat bertemu pada "Suatu Ruang Murni" tanpa dibatasi berbagai prasangka atau pikiran yang gelisah. 2 Di dalam cahaya-Mu aku belajar mencintai.
Jumat, 13 Maret 2020 - 23:15 WIB. Filsuf Jalaluddin Rumi dikenal dengan puisi dan syair yang menggambarkan kecintaan yang murni kepada sang maha pencipta. Foto/Wikipedia. JAKARTA - Sebagai filsuf, Jalaluddin Rumi berhasil membuat orang terkagum dan terinspirasi karena syair, puisi, dan sajak yang ditulisnya. Salah satu fokus gagasan Rumi yang
Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Ini adalah kisah cinta Victor Hugo, salah satu novelis, penyair, dan penulis naskah drama terpenting dari Perancis. Ia pernah jatuh cinta yang begitu dalam pada sosok perempuan yang dikenalnya sejak kecil di Paris. Perempuan itu ia nikahi karena satu sama lain saling mencintai. Paris, bagi Hugo, adalah kota kelahiran jiwanya. Kota yang juga menyemai cinta di hatinya. Meskipun perjalanan cintanya tidaklah mulus, tapi Cinta pulalah yanh membuatnya semakin produktif dalam berkarya. Ratusan surat cinta ia tulis untuk belahan jiwanya, wanita yang ia anggap sebagai istri bahkan sebelum sah menikah. Persis seperti yang ia tulis dalam slah surat cintanya. "Oh, kini kamu adalah milikku! Pada akhirnya kamu menjadi milikku! Segera dalam beberapa bulan, barangkali, malaikatku akan tertidur di rengkuhan lenganku, terbangun di rengkuhan lenganku, akan hidup di sana. Seluruh pikiranmu dalam setiap saat, seluruh penampilanmu akan diperuntukkan bagiku; seluruh pikiranku, setiap saatku, semua penampilanku, adalah untukmu! Maafkan racauan suamimu ini yang memelukmu, memujamu, kedua-duanya bagi hidup ini dan hidup lainnya kelak." Itulah penggalan surat cinta Hugo untuk Adele, pujaan hati Sastrawan terkemuka Prancis itu. Keyakinan Hugo akan cintanya berbuah manis, 26 April 1819, satu setengah tahun setelah ibunya meninggal dan Hugo mendapat dana pensiun kerajaan dari Louis XVIII untuk kumpulan puisinya yang pertama, Odes Et Poesies Diverses, di usia Hugo yang ke19 dan Adele 16 tahun, keduanya bersumpah di depan altar untuk sehidup semati. Namun, setelah sepuluh tahun usia pernikahan mereka, tibalah masa pengkhianatan yang menyakitkan. Adele diam-diam menjalin cinta dengan Charles Saint Beuve, kolega dekat Hugo sekaligus kritikus puisi yang kerap menyambangi rumah Hugo. Hugo pun patah hati, ambyarr, saat mendapati istrinya berkhinat. Luka hatinya itu tersurat dan tersirat dalam kumpulan puisi berjudul Les Feuilles d'automne yang Hugo terbitan tahu 1831. Di masa kekacauan hatinya inilah, Hugo bertemu dengan Juliette Drouet, seorang aktris muda dan bintang porno. Juliette membuat Hugo jatuh cinta. Hugo pun berhasil membuat Juliette meninggalkan karier sebagai bintang porno yang mesti dijalaninya sebab kesulitan ekonomi. Sementara Juliette mampu memantik kembali bara dalam hati Hugo yang nyaris padam tersiram bah penghinatan. Mereka pun saling bersurat sejak saat itu. Berikut Surat cinta Victor Hugo kepada Juliette Drouet yang ditulis pada 31 Desember 1831
Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri. Foto Hossein Behzad Puisi Kidung Cinta Jalaluddin Rumi Tanpa Cinta, Segalanya Tak Bernilai Jika engkau bukan seorang pencinta, Maka jangan pandang hidupmu adalah hidup Sebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan Dihitung Pada Hari Perhitungan nanti Setiap waktu yang berlalu tanpa Cinta, Akan menjelma menjadi wajah yang memalukan dihadapanNya. Burung-burung Kesedaran telah turun dari langit Dan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hari Mereka merupakan bintang-bintang di langit Agama yang dikirim dari langit ke bumi Demikian pentingnya Penyatuan dengan Allah Dan betapa menderitanya Keterpisahan denganNya. Wahai angin, buatlah tarian ranting-ranting Dalam zikir hari yang kau gerakkan dari Persatuan Lihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembira Bagaikan sekumpulan kebahagiaan Tetapi wahai bunga Ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ? Sang Lili berbisik pada kuncup “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.” Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hati adalah melalui Kerendahan Hati. Hingga dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan “Bukankah Aku ini Rabbmu ?” Pernyataan Cinta Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata Kusimpan kasih-Mu dalam dada Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu Segera saja bagai duri bakarlah aku Meskipun aku diam tenang bagai ikan Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan Kau yang telah menutup rapat bibirku Tariklah misaiku ke dekat-Mu Apakah maksud-Mu? Mana kutahu? Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu Bagai unta memahah biak makanannya Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata Aku bagai benih di bawah tanah Aku menanti tanda musim semi Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi… Cinta Lautan Tak Bertepi Cinta adalah lautan tak bertepi Langit hanyalah serpihan buih belaka Ketahuilah langit berputar karena gelombang Cinta Andai tak ada Cinta, Dunia akan membeku Bila bukan karena Cinta Bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan? Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperoleh ruh hewani? Bagaimana ruh hewani akan mengorbankan diri demi nafas ruh yang menghamili Maryam? Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai salju Tidak dapat terbang serta mencari padang ilalang bagai belalang Setiap atom jatuh cinta pada Yang Maha Sempurna Dan naik ke atas laksana tunas Cita-cita mereka yang tak terdengar, sesungguhnya, adalah Lagu pujian Keagungan pada Tuhan… Kearifan Cinta Cinta yang dibangkitkan Oleh khayalan yang salah Dan tidak pada tempatnya Bisa saja menghantarkannya Pada keadaan ekstasi Namun kenikmatan itu, Jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnya Kekasih yang sedar akan hadirnya seseorang… Perih Cinta Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencinta Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyarat Dan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta Bagai keledai dalam lumpur, Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari Perhatikanlah ia, Seluruh bukit yang kau cari ada di sana… Cinta Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan Saya mencintainya dan Saya mengaguminya Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya Setiap orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta Yang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan Dia dan mereka adalah adalah sebuah rahasia Jika kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya… Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau sering pula disebut dengan nama Rumi adalah seorang penyair sufi yang lahir di Balkh pada tanggal 6 Rabiul Awwal tahun 604 Hijriah, atau tanggal 30 September 1207 Masehi. Ayahnya masih keturunan Abu Bakar, bernama Bahauddin Walad. Sumber __________________________________ Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi berdonasi* karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email [email protected] atau [email protected]
Ilustrasi puisi karangan Jalaludin Rumi. Foto Puisi Jalaludin Jalaludin Rumi Cinta dalam DiamIlustrasi puisi karya Jalaludin Rumi dengan judl Cinta dalam diam. Foto memilih mencintaimu dalam diam,karena dalam diam tak akan ada memilih mencintaimu dalam kesepian,karena dalam kesepian tidak ada orang lain yang memilikimu kecuali memilih menganggumimu dari jauh, karena jarak akan melindungiku dari lukaAku memilih menciummu dalam angin,Karena angin lebih lembut ketimbang memilih memilikimu dalam mimpi,karena dalam mimpiku kau tidak akan pernah berakhir.
puisi cinta jalaludin ar rumi