Jikakamu penasaran seperti apa geguritan atau puisi dalam bahasa Jawa tersebut, berikut kumpulan puisi dalam bahasa Jawa, seperti dirangkum dari laman Pasberita, Senin (27/07/2020). 40 Kata-Kata Mutiara Sedih tentang Kehilangan Seseorang, Penuh Makna Mendalam. 4. Ragam Manfaat Mengikuti Lomba 17 Agustus bagi Tumbuh Kembang Anak. 5. Puisibahasa bali tentang cinta. Salah satu contohnya adalah 1 Bait Puisi berjudul Mabuk cinta makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. 13 Contoh Puisi Bahasa Bali Tentang Cinta dan Pendiidikan Contoh Puisi Bahasa Bali puisi adalah sebuah karya sastra tertulis dimana isi dari puisi tersebut ialah sebuah tuangan dari perasaan KumpulanPuisi, Puisi Cinta Puisi, Rindu yang Tertanam dalam Lautan Kertas puisi yang diberikan oleh Anda memiliki puisi tidak ada salahnya Anda mengirimnya pada kami di email [email protected] dan kami akan memuat isi hati hati Anda dalam ungkapan puisi. PuisiBahasa Bali Tentang Lingkungan Guru from python-belajar.github.io. Cerpen bahasa bali beserta unsur intrinsiknya. Jelaskan yang dimaksud dengan orientasi pada cerpen 2. Puisi bali anyar beserta analisisnya. Source: python-belajar.github.io. Yang termasuk unsur intrinsik puisi adalah rima, ritme, dan tema, diksi, imaji, majas, suara. WindariSubangkit. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengungkapkan perasaan cinta kepada pasangan. Ada yang menunjukkannya melalui perhatian, memberikan hadiah, atau mengungkapkan perasaannya melalui puisi cinta romantis. Meski terkesan sederhana, terkadang kata-kata mampu meluluhkan hati sehingga pasangan merasa dihargai dan dicintai. Vay Tiền TráșŁ GĂłp Theo ThĂĄng Chỉ Cáș§n Cmnd. Puisi Bahasa Bali, Sarana Ekspresi Budaya yang Indah Hello Readers, apakah kamu pernah mendengar puisi bahasa Bali? Ya, Bali memang terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Selain itu, Bali juga memiliki kekayaan budaya yang tidak kalah menariknya. Salah satu bentuk kekayaan budaya Bali yang patut diapresiasi adalah puisi bahasa Bali. Puisi bahasa Bali merupakan sarana ekspresi budaya yang indah dan menyentuh hati. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa contoh puisi bahasa Bali yang bisa menginspirasi dan memperkaya khasanah sastra Indonesia. Cerita tentang Cinta dan Kerinduan dalam Puisi Bahasa Bali Salah satu tema utama dalam puisi bahasa Bali adalah tentang cinta dan kerinduan. Puisi “Jagat” karya I Gusti Ngurah Rai menggambarkan betapa indahnya dunia ketika diisi dengan cinta. Puisi ini mengajak kita untuk merenungkan arti cinta sejati dan menjadikannya sebagai pijakan dalam menjalani hidup. Selain itu, puisi “Gugur” karya I Gusti Ketut Gede Pudja menggambarkan kerinduan seseorang terhadap kekasihnya yang jauh di mata. Puisi ini menyentuh hati karena mampu menggambarkan perasaan yang mendalam dan menyedihkan. Cerita tentang Keindahan Alam dalam Puisi Bahasa Bali Selain tema cinta dan kerinduan, puisi bahasa Bali juga sering mengangkat tema alam. Puisi “Kembang Kertas” karya I Gusti Bagus Sugriwa menggambarkan keindahan bunga-bunga yang berkembang di taman. Puisi ini mampu menggambarkan betapa indahnya alam dan memotivasi kita untuk lebih menghargai lingkungan sekitar. Puisi “Ulin” karya I Gusti Putu Wijaya juga menggambarkan keindahan pohon ulin yang tumbuh subur di hutan. Puisi ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bali dalam menjaga kelestarian alam. Cerita tentang Kebijaksanaan dalam Puisi Bahasa Bali Tidak hanya tentang cinta, kerinduan, dan keindahan alam, puisi bahasa Bali juga sering mengangkat tema kebijaksanaan. Puisi “Ngelawang” karya I Nyoman Darma Putra menggambarkan kebijaksanaan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan penting. Puisi ini mengajarkan kita untuk selalu berpikir bijaksana dalam menghadapi setiap masalah. Selain itu, puisi “Nyaritayang” karya I Gusti Ngurah Putra juga menggambarkan kebijaksanaan dalam menghadapi cobaan hidup. Puisi ini mengajarkan kita untuk selalu sabar dan tegar dalam menghadapi setiap rintangan. Cerita tentang Keindahan Perempuan dalam Puisi Bahasa Bali Tema yang sering diangkat dalam puisi bahasa Bali adalah tentang keindahan perempuan. Puisi “Dewi Sri” karya I Gusti Ngurah Rai menggambarkan keindahan seorang perempuan yang disimbolkan sebagai Dewi Sri, dewi padi dalam kepercayaan masyarakat Bali. Puisi ini mampu menggambarkan betapa indahnya seorang perempuan dan memotivasi kita untuk menghargai dan menghormati perempuan. Kesimpulan Puisi bahasa Bali merupakan sarana ekspresi budaya yang indah dan menyentuh hati. Dalam puisi bahasa Bali, kita dapat menemukan berbagai tema yang bervariasi, seperti cinta, kerinduan, keindahan alam, kebijaksanaan, dan keindahan perempuan. Beberapa contoh puisi bahasa Bali yang telah dijelaskan di atas dapat menjadi inspirasi dan memperkaya khasanah sastra Indonesia. Mari kita lestarikan dan apresiasi kekayaan budaya Bali dengan menghargai puisi bahasa Bali. Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya! Semakin berkembangnya zaman, tentu sebuah karya sastra juga mengalami perkembangan. Begitu juga dengan karya sastra Bali. Pada zaman dahulu, masyarakat Bali identik dengan karya sastra Bali Purwa seperti pupuh hingga kakawin. Sedangkan sekarang ini, puisi Bali Anyar lebih populer di masyarakat. Meski demikian, banyak puisi Bali Anyar yang masih mengikuti pakem dari puisi Bali Purwa atau pupuh. Biasanya, puisi yang mengikuti pakem tersebut akan menciptakan puisi dengan makna yang mendalam. Berikut ini adalah contoh puisi Bali Anyar penuh makna dari berbagai tema. Daftar ISIContoh Puisi Bali Anyar Beragam Tema1. Tema Perekonomian2. Tema Perjuangan 3. Tema Budaya 4. Tema Sosial 5. Tema Cinta 6. Tema Patah Hati 7. Tema Pendidikan 8. Tema Nasionalisme 9. Tema Agama 10. Tema PariwisataMana Puisi Bali Anyar yang Jadi Favoritmu? Bahasa Bali sendiri memiliki empat tingkatan, yaitu basa kasar, basa andap, basa madia, dan basa alus. Kemudian, tingkatan tersebut dibagi lagi menjadi tiga, yaitu alus singgih, alus sor, dan alus mider. Puisi Bali Purwa biasanya menggunakan basa alus, sedangkan puisi Bali Anyar bisa menggunakan beragam bahasa. Meski demikian, puisi jenis ini tetap bisa memiliki makna yang mendalam, seperti contoh-contoh puisi berikut ini. Lanjutkan membaca untuk cari tahu contoh terbaiknya! 1. Tema Perekonomian Lue Ring semeng iding-iding Pianake bangun ngusud tundu Paningalanne alah ngemu eling Ngorahang basangne lue Somahe enten, bangun uling kasure Majalan ka paon nyemak ceret Lantas nyodorang ka pianak -ne yeh gen inem Pianak somahe lantas nyingkrung di pesareanne Dekah rasa tangkah tiangeSampun telung bulan tusing maan gaePianak somah tiang lue Makejang gae suba kaalih Nanging alih-alihanne mula keweh Mangkin tiang apti kemanten Mangda Hyang Widhi nyarengin Artinya Lapar Pagi-pagi butaAnakku bangun menyentuh punggungMatanya seperti menahan tangisBilang perutnya lapar Istriku bangun dari tidurnyaJalan ke dapur mengambil tempat airMemberikannya kepada anakMinum air saja Setelah itu anak istriku meringkuk di kasurnyaSesak rasa di dadaSudah tiga bulan tidak dapat kerjaAnak istri kelaparan Semua pekerjaan sudah dicariTapi mata pencaharian sekarang memang sudah sulitSekarang saya hanya bisa pasrahSemoga tuhan menyertai 2. Tema Perjuangan Mati Nguda Madiane magantung senjata lanang Sirahne matekes bendera gelah Barak-barak lambene maules kenyung Putih-putih karsane tulus mulus Madiane megantung senjata lanang Sirahne metekes bendera gelah Marengin kenyitan apine kuning bering Nyohsoh maserah angga marep pertiwi Magrebiug Tangkahne bolong Barak-barak lambene maules kenyung Putih-putih karsane tulus mulus Ambune sumirit ngebekin jagat Artinya Mati Muda Di pinggangnya bergantung senjata jantanKepalanya terikat bendera kitaMerah-merah bibirnya berhias senyumPutih-putih hatinya tulus mulus Di pinggannya bergantung senjata jantanKepalanya terikat bendera kitaMenyertai percik api yang kuning beningTersungkur menyerahkan diri kepada pertiwiGugurDadanya berlubang Merah-merah bibirnya berhias senyumPutih-putih hatinya tulus mulusBaunya semarak memenuhi jagat 3. Tema Budaya Sasih kesanga sampun ngawitMaciri jagate mangkinNyangra rainan sane tengetRainan NyepiApisan awarsa PenyepianJagat rame tan katandinginKeneh girang sane mangkinLakar malali kema-mai Jagat Baline jampiDresta jagat Bali Awai sane kajantosMapuasa cara iraga Artinya Sasih kesepuluh telah dimulaiSudah menjadi ciri bahwa jagat iniAkan melaksanakan hari raya sakralHari raya NyepiSatu tahun sekali PenyepianJagat ramai tiada tandingPerasaan gembira seperti sekarangMau jalan-jalan ke sana kemari Jagat Bali SunyiKetentuan jagat BaliSatu hari yang ditungguBerpuasa seperti kita 4. Tema Sosial Puisi Bali Anyar berikut ini mengambil puisi karya K. Kenoeh yang terkenal sebagai salah satu sastrawan di Bali. Simak puisinya berikut ini. Uling semeng i tuni anake cerik kruang-kruing Krana tuara kena nasi yang abedik tingil Saking lacure makada sayahe kliwat gede Kedulurin baan i rerama tusing pesang maan ngalih gae Ka pasih pajalane di wengine ngalih upaya Masih tuara nampi pikolih nyang abucu Mlaib lemane pajalane ka umane maupahan Masih tuara maundukan makadi punyan kayune puun Aduh, baane anake ngortaang panegaran iragane kaliwat sugih Di gunung punyan kayune done pada gadang-gadang Sampe pasihe maluap-luap s’aisin alame Sakewala rakyate mati makenta Saking sayahe gede Artinya Dari pagi tadi seorang anak merengek-rengekKarena sama sekali belum makanAkibat kemiskinan dan kemarau panjangDitambah si bapak tiada mampu memperoleh pekerjaan Ke laut perginya di waktu malamTiada sedikitpun memperoleh imbalanSiang hari ke sawah mencari kerja sebagai buruhJuga sia-sia bagaikan pohon kayu terbakar Duh, orang mengatakan negeri kita amat makmurDi gunung pepohonan daunnya pada hijauLaut dan seluruh isi alam berlimpahNamun rakyatnya mati kelaparanAkibat kemarau panjang 5. Tema Cinta Restu Bapa Ibu Ring dina ne mangkinTiang nunas restu sareng bapa lan ibu Jagi ngidih anak luh saking Bedulu Sane jagi nyarengin tiang, kanti tiang mati Pangidih tiang teken bapa lan ibu Tresnain ja anak luh puniki Sane sampun prasida ngalahin rerama Ngalain umah, ngutang sanggah Pangidih tiang teken bapa lan ibuSarengin tiang nyenengin anak luh puniki Mangda bagia ia ring ati Bagia nganti kariwekasan ArtinyaRestu Bapak Ibu Di hari iniSaya memohon restu kepada bapak dan ibuAkan meminang anak perempuan dari BeduluYang akan bersama saya, sampai saya mati Permintaan saya kepada bapak dan ibuCintai perempuan iniYang sudah bersedia meninggalkan orang tuanyaMeninggalkan rumah dan sanggah Permintaan saya kepada bapak dan ibuTurutlah membahagiakan perempuan iniAgar dia bahagia di hatiBahagia sampai maut memisahkan 6. Tema Patah Hati Kahalangin Kasta Kesar kesur angin wengi Ngae dingin awak bliNgae dingin tangkah bliApabuin tusing ada adi Kenyung manis adi sane kapinget bli Lawatan adi mangkin tuah kenangan di hati Makejang sampun ilang Ulian rerama Kahalangin kastaBli wantah sudraTusing pantes buat adi, nak luh brahmana Artinya Terhalang Kasta Kesar-kesur angin malamMembuat dingin tubuh abangMembuat dingin dada abangApalagi tidak ada adik Senyum manis adik yang terus abang ingatBayangan adik jadi kenangan di hati Semua sudah hilangGara-gara orang tuaTerhalang kastaAbang hanya orang sudraTak pantas untuk adik 7. Tema Pendidikan Melajah Sang suryane sampun mekenyem ring sisi kanginNika cihna maserap, majalan ka sekolah Nyarengin papelajahan Sane kabakta antuk guru pengajian Ulian melajah i raga nawangNawang napi sane jele melah Melajah ngawinang iraga bisa Bisa dadi apa ane raga kenehang Seken-sekenang i raga melajah Eda pati demen melali Melali ngae iraga engsapNgiring melajah sekenang Anggen bekel di kawekasan Arti Sang surya sudah tersenyum di bagian timurItu tanda kita harus bersiap, berangkat ke sekolahMengikuti pelajaranYang dibawakan oleh guru Karena belajar kita tahuTahu apa yang benar dan salahBelajar membuat kita bisaBisa jadi apapun yang kita inginkan Seriuslah kita belajarJangan suka bermain-mainBermain sering membuat kita lupaAyo belajar yang seriusUntuk bekal kita nantinya 8. Tema Nasionalisme Bhineka Tunggal Ika Indonesia
Mawit saking Bhineka Tunggal Ika Polih panyatusan tutur lan basa Polih panyatusan suku lan agama Punika leluhur iraga Malianan nanging tetap abesikanAbesikan dados warga Indonesia Napi sane kauyutang? Kenapa i raga terus miyegan?Ngiring jaga trepti Jagat IndonesiaJagat Indonesia sane katresnan ArtiBhinneka Tunggal Ika Indonesia
Bermula dari Bhineka Tunggal IkaPunya ratusan tutur bahasaPunya ratusan suku dan agama Itulah leluhur kitaBerbeda tapi tetap satuBersatu jadi warga Indonesia Apa yang kita ributkan?Kenapa kita terus bertengkar?Ayo jaga ketertiban IndonesiaIndonesia yang kita cintai 9. Tema Agama Nunas Karahyuan Gumi Suara gentene kadi sunariLan suara kidunge saling pesautinMarep hatur tiang mabaktiMajeng ring Ida Betara Betari Sami Pelinggih tegeh nyujuh langitBarak putih selem tri warnaAng Ung Mang kara manunggilMalebur sami dados sikiNunas Karahyuan gumi Artinya Memohon Keselamatan Dunia Suara genta bagaikan seruling bambuKidung saling bersahutanSaya pun mulai bersembahyangKepada dewa-dewi semua Pelinggih tinggi menyentuh langitMerah, putih, hitam tiga warnaAng Ung Mang kara munculBerlebur menjadi satuMemohon keselamatan dunia 10. Tema Pariwisata Bali Kaloktah Budaya Baline sampun kaloktah ring mancanegaraIgel-igelan miwah gamelan soroh budaya BaliPendet, Kecak miwah Baris..Cerik kelih gede tua malajain igel-igelan Baline Pariwisata ring Bali becik
Gunung, Danu, lan Pasisi Gunung Batur, Danu Batur, lan Pasisi Kuta..Soroh tongos wisata ring Bali Baline sugih..Sugih budaya lan pariwisataKrama Baline patut ngelestariang budaya Baline ArtiBali Tersohor Budaya Bali sudah tersohor di manca negaraTari-tarian maupun gamelan adalah contoh budaya BaliPendet, Kecak dan BarisTua muda belajar tarian Bali Pariwisata Bali sangat baik..Gunung, danau, dan pantaiGunung Batur, Danau Batu dan Pantai KutaTempat wisata di Bali Bali ini kaya..Kaya akan budata dan pariwisataMasyarakat Bali harus turut melestarikan budaya Bali Mana Puisi Bali Anyar yang Jadi Favoritmu? Meskipun terbilang baru, puisi Bali Anyar tetaplah budaya Bali. Karya sastra satu ini harus dilestarikan agar tidak hilang di peradaban. Selain itu, bahasa daerah provinsi ini juga menawan, sehingga membuat puisi ini akan menghasilkan ekspresi yang luar biasa. Untuk kamu yang tertarik dengan budaya Bali, kamu bisa mulai dengan belajar dan membaca puisi-puisi karya sastrawan lokal di Bali. Jadi, mulailah mencari penyair favoritmu sekarang! Temukan Kecantikan Bahasa Bali di Contoh Puisi Pendek Ini Hi, Readers! Apakah kamu suka puisi? Jika iya, apakah kamu pernah membaca puisi dalam bahasa Bali? Bahasa Bali memiliki keindahan dan keunikan tersendiri yang dapat diungkapkan melalui puisi. Dalam artikel ini, kami akan membagikan contoh puisi Bali pendek yang penuh makna dan keindahan. Mari kita mulai! 1. Jegeg Bagus Jegeg bagus, Bunga mawar Bali, Sinar matamu, Menyinari dunia. Puisi ini menggambarkan kecantikan seorang gadis Bali. Bahasa Bali yang digunakan memberikan kesan romantis dan indah. 2. Cinta Tanpa Batas Cinta tanpa batas, Seperti lautan Bali, Tak terbatas waktu, Tak terbatas ruang. Puisi ini menggambarkan cinta yang tak terbatas, seperti keindahan laut Bali yang tak terbatas. Penggunaan bahasa Bali memberikan kesan yang kuat dan tegas pada makna puisi. 3. Merindu Bali Bali, negeri indah, Merindu di hati, Pantai-pantai cantik, Dan senyum warga. Puisi ini menggambarkan kerinduan seseorang terhadap Bali. Bahasa Bali yang digunakan memberikan kesan yang lebih dalam dan memberikan keindahan tersendiri pada puisi. 4. Cahaya Bali Cahaya Bali, Menyinari dunia, Kecantikan alam, Yang tak terkalahkan. Puisi ini menggambarkan keindahan Bali sebagai sumber cahaya bagi dunia. Bahasa Bali yang digunakan menambah kesan indah pada puisi. 5. Bali, Surga Dunia Bali, surga dunia, Keindahan alam tak terkalahkan, Senyum warga yang ramah, Membuat hati tenang dan damai. Puisi ini menggambarkan Bali sebagai surga dunia dengan keindahan alam dan kehangatan warganya. Bahasa Bali yang digunakan membuat puisi lebih indah dan khas. 6. Bunga Mawar Bali Bunga mawar Bali, Menyiratkan cinta yang dalam, Kecantikan yang tak terkalahkan, Seperti hatimu yang tulus. Puisi ini menggambarkan kecantikan bunga mawar Bali dan melambangkan kecantikan hati yang tulus. Bahasa Bali yang digunakan memberikan kesan romantis dan indah pada puisi. 7. Bali, Negeri yang Damai Bali, negeri yang damai, Kesejukan alam dan warga, Membuat hati tenang dan damai, Seperti wisatawan yang datang dan pergi. Puisi ini menggambarkan Bali sebagai negeri yang damai dan menenangkan. Penggunaan bahasa Bali menambah keindahan pada puisi. 8. Bali, Negeri yang Kaya Bali, negeri yang kaya, Kecantikan alam dan budaya, Membuat hati terpesona dan terkagum, Seperti harta karun yang tak ternilai. Puisi ini menggambarkan Bali sebagai negeri yang kaya dengan keindahan alam dan budayanya. Bahasa Bali yang digunakan menambah kekayaan pada puisi. 9. Bali, Negeri yang Luar Biasa Bali, negeri yang luar biasa, Keindahan alam dan warga yang ramah, Membuat hati terpukau dan terkesima, Seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Puisi ini menggambarkan Bali sebagai negeri yang luar biasa dengan keindahan alam dan kehangatan warganya. Bahasa Bali yang digunakan memberikan kesan yang lebih dalam pada puisi. 10. Bali, Negeri yang Selalu Dicintai Bali, negeri yang selalu dicintai, Keindahan alam dan budaya, Membuat hati selalu terpikat dan terpesona, Seperti cinta yang selalu abadi. Puisi ini menggambarkan Bali sebagai negeri yang selalu dicintai dengan keindahan alam dan budayanya. Bahasa Bali yang digunakan menambah keindahan pada puisi. Temukan Keindahan Bahasa Bali dalam Puisi-Puisi Pendek Ini Itulah beberapa contoh puisi Bali pendek yang penuh makna dan keindahan. Bahasa Bali yang digunakan memberikan kesan yang lebih dalam dan indah pada puisi. Jika kamu ingin mengekspresikan perasaanmu dalam puisi, cobalah menulis dalam bahasa Bali dan ungkapkan keindahanmu dalam bahasa yang unik dan khas. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya! ï»żâ€ș Nusantaraâ€șJejak Cinta dan Romansa dalam ... Puisi tentang cinta sudah berkembang semenjak masa kerajaan. Para pujangga kerajaan atau pengawi, membuat karya sastra bertemakan cinta sebagai penghayatan atas alam semesta. OlehCOKORDA YUDISTIRA M PUTRA 4 menit baca KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA Trio dari Kelompok Sekali Pentas mengisi pembukaan Dialog Sastra 69 bertemakan ”Puisi Romansa Lintas Masa” di Bentara Budaya Bali, Gianyar, Sabtu 15/2/2020. Dialog sastra di Bentara Budaya Bali, Gianyar, Sabtu, menampilkan sastrawan I Wayan Westa dan I Gusti Agung Ayu Mas Triadnyani sebagai pembicara yang mengupas perihal cinta dalam proses kreatif sastra, khususnya puisi tentang cinta, sudah berkembang semenjak masa kerajaan. Para pujangga kerajaan atau pengawi membuat karya sastra bertemakan cinta sebagai penghayatan atas semesta untuk pencerahan, pujaan bagi junjungan, atau kemuliaan cinta dalam puisi atau karya sastra itu diulas dalam seri Dialog Sastra 69 bertema ”Puisi Romansa Lintas Masa” di Bentara Budaya Bali, Gianyar, Sabtu 15/2/2020. Dua sastrawan, I Wayan Westa dan I Gusti Agung Ayu Mas Triadnyani, mengupas tema ini. Triadnyani, sastrawan dan juga akademisi dari Universitas Udayana, Bali, mengungkapkan, penyair juga membutuhkan cinta dalam proses kreatif membuat puisi atau karya sastra. Sebab, cinta akan memunculkan gairah maupun pergolakan yang akhirnya menimbulkan keberanian. Pujangga di masa lalu sudah mewariskan bait-bait cinta baik yang dilantunkan secara lisan maupun ditulis di atas daun lontar.”Menulis puisi itu kerja intelektual dan perlu modal keberanian,” kata Triadnyani. Keberanian kemudian menuntun penyair mengalirkan ide dan menuliskan puisinya tentang keindahan, kepahitan, ataupun berbagai hal menyangkut ekspresi juga Menelisik Ide Menulis PuisiPenyair juga membutuhkan cinta dalam proses kreatif membuat puisi atau karya mengambil contoh sepenggal puisi berjudul Surat Cinta karya WS Rendra. ”Kutulis surat ini/kala hujan gerimis/bagai bunyi tambur mainan/anak-anak peri dunia yang gaib.” Dalam puisinya itu, ujar Triadnyani, Rendra memilih dan menggunakan kata yang mengungkapkan perasaannya tentang pertemuan cinta antara dirinya dan Sunarti.”Bagi si aku yang tengah dirundung perasaan cinta itu, suara hujan gerimis terdengar bagai bunyi tambur yang romantis,” kata khazanah sastra Indonesia era Pujangga Baru, Amir Hamzah yang disebut sebagai Raja Penyair Pujangga Baru mengungkapkan kisah cinta melalui lirik puisi atau sajaknya. Dalam sajaknya berjudul ”Terbuka Bunga”, Amir Hamzah menggunakan kata-kata yang dapat membangkitkan imaji dan indra penciuman pembacanya. ”Terbuka bunga dalam hatiku!/kembang rindang disentuh bibir kesturimu”.”Penggunaan bahasa kiasan ini menggambarkan kegembiraan si aku yang sedang dilanda cinta,” kata Triadnyani yang sudah menghasilkan buku kumpulan puisi, antara lain, Mencari Pura 2011 dan Aku Lihat Bali 2015.Baca juga Hakikat Sastra untuk RakyatKOMPAS/EDDY HASBY ”Si Burung Merak” WS Rendra kembali mengepakkan sayapnya ketika membacakan puisi terkenalnya berjudul ”Suto Mencari Bapak” yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis 6/4/2006.Penyair Indonesia lainnya yang juga dikenal lewat puisi cinta, menurut Triadnyani, adalah Sapardi Djoko Damono. Salah satu sajak cinta karya Sapardi Djoko Damono yang dicontohkan Triadnyani adalah ”Aku Ingin”. ”Aku ingin mencintaimu/dengan sederhana/dengan kata yang tak sempat/diucapkan kayu kepada api/yang menjadikannya abu.”Sajak berjudul ”Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono itu juga dilantunkan kelompok Sekali Pentas ketika mereka tampil di pembukaan acara Dialog Sastra 69 di Bentara Budaya Bali, Sabtu malam. Trio Heri Windi Anggara, Satya Wati, dan Tria Hikmah Fratiwi membawakan sajak itu dalam bentuk musikalisasi lainnya, I Wayan Westa, merunut tema cinta dalam karya-karya sastrawan Bali di era kerajaan. Westa, sastrawan dan budayawan Bali yang memperoleh Hadiah Sastra Rancage tahun 2014, menyebutkan, masyarakat di Bali juga mengenal bentuk puisi sebagai medium untuk mengoneksikan kekuatan gaib, misalnya, melalui gending atau cecangkriman tembang.Westa juga mengungkapkan, para pujangga kerajaan, atau mpu, membuat karya sastra dalam bentuk pupuh atau bhasa untuk mengungkapkan suasana hati yang tengah juga Sastra Seribu Rasa dalam Air Kata-kataKOMPAS/NAWA TUNGGAL Penyair Sapardi Djoko Damono membacakan Tanakung, pujangga kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14 Masehi, membuat karya tentang kerinduannya, yang dikenal sebagai Bhasa Amreta-masa. Mpu Tanakung menyuratkan, ”Ketika bulan penuh di masa Kartika/yang guruhnya lemah terdengar di kejauhan/ketika sinar bulan menyirami bunga-bunga asoka/dengan sinarnya yang cemerlang/ketika burung-burung kuwong bersuara indah/merasuk hati dengan suara burung tuhu-tuhu/ketika itu aku teringat/dengan kecantikan dan kejelitaan diriMu/Oh Dewi.”Westa mengungkapkan, pujangga atau para kawi menulis kekawin sebagai bentuk atau praktik yoga. Para pengarang di masa lampau, menurut Westa, nyaris menafikan cinta yang sifatnya badaniah karena cinta semacam itu dinilai akan membelenggu mereka dalam upaya menuliskan cinta semesta dan cinta yang lebih abadi, yakni terhadap dewi kehidupan.”Para pengarang klasik itu memiliki kewajiban membimbing pembacanya menuju rasa jnanendria, tercerahkan logikanya dan terhaluskan perasaannya, dan rasa anandam, kebahagiaan setelah membaca karya sastra,” kata Westa. Tugas pengarang pada zaman lampau itu, menurut Westa, adalah merawat ingatan supaya cinta tetap juga Guru Bali Rilis Buku Antologi Puisi ”Sang Guru”KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA Bentara Budaya Bali menggelar seri Dialog Sastra 69 bertemakan ”Puisi Romansa Lintas Masa” di Bentara Budaya Bali, Gianyar, Sabtu 15/2/2020. Dua sastrawan, yakni I Wayan Westa kanan dan I Gusti Agung Ayu Mas Triadnyani berdiri, kiri, mengupas perihal cinta dalam karya sastra di Bentara Budaya Universitas Dwijendra, Denpasar, Dewi Pay Jiara 26, menyatakan, dirinya mendapatkan pengetahuan tambahan dan wawasan mengenai proses kreatif penyair dan pengaruh cinta dalam penciptaan karya sastra.”Menarik juga ketika diulas tentang karya sastra di masa lampau. Ini bermanfaat sebagai referensi saya,” kata Dewi seusai mengikuti dialog sastra di Bentara Budaya Bali, Gianyar. EditorGregorius Magnus Finesso

puisi bahasa bali tentang cinta